Rabu, 18 Juni 2008

Poligami; Antara Mang Dadang dan Fakhri

Mang Dadang.
Tokoh satpam di sitkom SUAMI2 TAKUT ISTRI. Anak 3. Istri 3.

Fakhri.
Mahasiswa Magister Al Azhar di Novel Ayat2 Cinta. Usia 27. Istri Dua.

Nah,
Keduanya menarik tuk dibandingkan. Tapi sayang. Di Novel Ayat2 Cinta tidak diceritakan bagaimana kehidupan rumah tangganya setelah DIA berpoligami. Dan Mang Dadang juga sayang, karena sejauh ini belum ada episode yg menceritakan bagaimana masa lalunya KOK BISA mang DADANG punya istri tiga.

Oke...
Saya mulai dari mana ya? Mang Dadang dulu deh.

Mang Dadang digambarkan sebagai seorang SATPAM kampung yg mata duitan. Apapun bisa dijadkan OBJEKAN buat menambah penghasilan. Ceperan, itu istilahnya. Orang ini yg mestinya menjaga keamanan justru sering bikin masalah. Tapi memang itu kerjaannya dia. Bagi Mang Dadang, Masalah adalah sumber uang. Ada masalah berarti ada SOGOKAN. Ada Sogokan berarti REJEKI. REJEKI artinya MAKAN.....itu konstruksi pemikiran ala Mang Dadang. Kalo dia pulang bawa duit, maka istri2 dan anak2nya pada bahagia, makin mencintai sumber nafkah satu2nya di rumah mereka itu. So, ulahnya benar2 menjengkelkan. Jangan berharap mendapatkan PENDIDIKAN MORAL berupa KEIKHLASAN dari Mang Dadang. Jah, gimana lagi, istri 3 anak 3 yg cari duit cuma dia. Berapa sih gaji satpam RT? dan yg lebih penting lagi: Berapa sih harga minyak goreng?

Sekarang si Fakhri.
Karena cerita Ayat2 Cinta tamat begitu dia kawin lagi sama Maria, maka saya ga bisa menentukan seperti apa Fakhri pasca berpoligami. Tapi yg jelas Fakhri ini berpendidikan. Masa depan cerah. Akhlaknya bagus dan saya yakin sang penulis tdk akan 'GILA' melanjutkan kisah Fakhri dng perubahan sikap dari Fakhri yg baik hati menjadi MATA DUITAN kayak Mang Dadang hanya karena dia berpoligami. Sebab si Aisha [istri pertama] itu mampu cari duit, Maria juga berpendidikan dan pintar. Trus si Fakhri sendiri meskipun untuk nikah tadinya dia ragu karena belon punya penghasilan yg mapan karena masih sekolah, tapi dng kredibilitasnya pembaca seakan diberi 'kisi-kisi' bahwa Si Fakhri bakal jadi orang sukses. Masa depannya selama 10 tahun ke depan saja sudah dia bikin secara rapi. Dan satu lagi...Pasca kawin sama Aisha, Aisha memberi satu dari dua KARTU ATMnya pada Fakhri. Isinya sekitar 3 juta dolar.....

Nah.....
Kalo tanya sama Mang Dadang...
-Enak ga Poligami?
Jawabnya pasti: ENAK KOK....
-Hidup susah ga?
-Oh, hidup memang susah, tapi ada kok solusinya.
- Apa solusinya?
- Solusinya ada, tapi butuh biaya tambahan buat informasi tersebut.....

Dasar Mata Duitan.....

Kalo tanya Fakhri...
- Enak tidak Poligami?
- Segala sesuatu kalau kita nikmati pasti menyenangkan.
-Hidup susah ga?
-Hidup adalah perjuangan, susah adalah cobaan.

okelah......whatever....
Yang jelas...

Kedua tokoh itu sama kok. Mang Dadang Istri2nya CANTIK-CANTIK, setidaknya menurut ukuran dia. Yg satu orang Sunda namanya ELIS malah cakep menurut saya. Fakhri ga usah diragukan. Istrinya,Aisha, digambarkan sebagai KARYA SENI AGUNG yg tak bisa ditandingi oleh Ahli Pahat manapun di dunia ini. Sedangkan Maria itu oke punya, gadis Mesir dng Lesung Pipi aduhai....

Baik Mang Dadang yg Miskin,kurang pendidikan dan Fakhri yang kaya, berpendidikan, keduanya DICINTAI sama istri2nya. Istri2 mereka BANGGA banget sama sang suami....

Oke.
Buat mang Dadang dan Fakhri....
Sekali2 dong kawini wanita2 bernasib malang....yg jelek2 gitu. Yg CACAT kek.....

Kalo yg CANTIK KAYAK BIDADARI sih.........

Sapa yg ga mau????

Tidak ada komentar: